JellyPages.com

Jumat, 27 Maret 2015

Operasi? Serius?!

Yak! Itu kata pertama yang gue ucapkan saat dokter bilag kaau gue harus operasi. 
Berawal dari benjolan di pipi yang gw rasa nggak mengganggu, karena ngga ada rasa sama sekali, sakit nggak, bikin pusing nggak, keliatan banget juga nggak, karena ukurannya yang ngga terlalu besar. Tapi Mama keukeuh gue harus diperiksa. Dia takut karena beberapa kali denger dari cerita para tetangga dan tayangan di televisi kalau benjolan kecil bisa berubah jadi penyakit yang berbahaya. Akhirnya dengan berbekal kartu BPJS Kesehatan, gue datang ke Klinik Bhakti Asih Ciledug, kemudian meminta rujukan untuk ke Rumah Sakit Umum Bhakti Asih Ciledug untuk penanganan yang lebih serius. 

Pertama gue dirujuk ke dokter spesialis dalam, karena letak benjolannya yang ada di dalam. Kemudian menurut si dokter spesialis dalam dia kurang begitu kompeten dalam penyakit gue, akhirnya gue dirujuk ke dokter spesialis bedah. Seperti biasa mengantri di loket BPJS untuk daftar ke dokter bedah, akhirnya sore itu (gue lupa tanggal berapa) gue ketemu sang dokter bedah.
"Benjolannya dimana?"
"Ini dok!" Kata gw sambil nunjuk pipi bagian bawah, kemudian disusul jari dokternya yang ikut meraba.
"Mana?? Oh ini"
Kemudian si dokter menulis sesuatu di kertas sambil berkata "Itu infeksi kelenjar getah bening. Dioperasi ya,kalau nggk dierasi bisa tambah gede terus pecah di dalem, dan bisa aja makin gede bengkaknya. Nanti saya bikin luka kecil aja kok di pipi kamu"
Whaaat??!!! 
Gue sih diem aja, walaupun pikiran gue udah kemana-mana. Operasi. Sesuatu yang cuma sering gue liat di serial Grey's Anatomi dan sekarang harus gue alami sendiri. Udah kebayang pipi gue diobok-obok sama dokter dan kebayang bekas luka yang bakal jadi codet. OMG!! PIPI GUE!!!!

Setelah beberapa prosedur sebelum operasi gue jalankan, seperti cek darah dan foto rontgen akhirnya saat yang sangat tidak ditunggu-tunggupun tiba. Handphone gue berdering, yang awalnya gue kira panggilan interview kerja, karena memang akhir-akhir ini gue ngirim beberapa lamaran dan telepon dari HRD pasti sangat gue tunggu-tunggu. Tapi apa boleh buat, gue saat itu juga harus ke rumah sakit karena sedang ada kamar yang kosong.Sampai sana setelah menandatangani beberapa dokumen yang menyatakan bahwa gue siap dan tidak ada paksaan untuk melakukan operasi, gue akhirnya masuk kamar. Susternyapun sampai bingung, "Ini yang sakit yang mana?" karena saat itu gue datang ditemenin mama. 

Operasi dijadwalin malam itu pukul 21.00. Tapi nggak tau kenapa diundur jadi besok pagi, karena hari ini ada dokter spesialis dalam yang katanya mau periksa kesiapan gue untuk menjalankan operasi. Keesokan harinya Suster datang lagi dan bilang "Kamu operasiya besok malem jam 21.00". Yak, diundur-undur aja terus. mau bikin gue sport jantung berapa lama lagi sih?!! Gue cuma bisa pasrah. Beberapa bbm, line bermunculan untuk memberikan semangat, hahhaa berlebihan sebenernya, but thanks guys. Besoknya, temen gue jenguk sekitar pukul 5 sore. Lagi ngobrol kesana-kemari tiba-tiba susternya datang. 
"Nindy, ayok operasi sekarang" kata susternya sambil ganti infusan gue sama infusan yang lebih kecil. "
"Lho?Sus??!kan katanya jam 9 malem?"
"Iya, dicepetin. Kan lebih enak, jadi cepet pulang"
"Sus?serius??? jangan becanda dong!"
"Iya, beneran"
Begitulan perdebatan kecil gue dengan 2 suster yang mau gue ngomong apapun juga tempat tidur gue tetep digeret ke ruang operasi, dan gue cuma bisa pasrah mikirin yang macem-macem.

Setelah menanggalkan seluruh pakaian dan ganti pakai baju operasi yang warna ijo-ijo itu lhoo (hahahha, its was my first time. Not bad, cute enough :p) gue dibawa ke ruang tunggu operasi. Adek dan temen gue nunggu di ruang tunggu. Sendirian, pengen pipis, pengen poop. Dan tiba saatnya, setelah dokter menangani pasien caesar, giliran gue dibawa ke ruang operasi yang sesungguhnya. Oh, whatever will be, will be!
"Ini biusnya bikin ngantuk ya, tidur aja" kata dokternya sebelum menyuntikkan obat ke infusan gue.
"Dok, nanti lukanya jangan gede-gede ya, saya bentar lagi wisuda, malu kalau mukanya ada codetnya" Itu kata terakhir gue sebelum gue tertidur.

Entah berapa lama gue tidur, dan guet terbangun dengan alat yang cuma sering gue liat di tv seperti alat pengukur detak jantung dan semacam yang dipakai Hazel di The Fault in Our Stars nempel di badan gue. Pas gue pegang pipi gue ada benjolan dan agak sedikit nyeri, kaget dong! apaan nih benjol-benjol, hahahha ternyata kapas yang agak tebel ditempel sama perban. Wah, amazing ya, nggak sakit sama sekali. HAHAHAHAHA!

Yha, jadi begitulah pengalaman gue menjalankan operasi (kecil) yang agak sedikit lebay, hahaha.
Ahh, dan gue mau sedikit share sih tentag BPJS kesehatan dan pelayanan rumah sakit. BPJS kesehatan sepertinya sangat penting dan membantu banget, gue nggak mengeluarkan biaya sepeserpun untuk penanganan penyakit gue ini, ya, walaupun siapa sih yang mau sakit. Tapi harusnya sih semua orang bisa punya BPJS kesehatan ini. Setiap bulannya dikenakan iuran, tergantung BPJS kelas berapa. Dan pelayanan Rumah Sakit Umum Bhakti Asih, I really appreciate!!! beberapa kali gue denger kalau ada orang yang misalnya sakit namun pelayanannya kurang memuaskan, seperti susternya galak lah, atau apalah, itu nggak gue rasain. Susternya dan dokternya baik, makan gue terjamin. walaupun rasanya begitu deh -_-.

Segitu aja sih cerita dari gue. Pesan buat yang mau operasi dan belum pernah operasi sebelumnya "WOLES AJA" lebih sakit diinfus daripada operasi, hehehe.


Minggu, 18 Januari 2015

Maroon 5 Balik Lagi!!!

Jadi ceritanya gue baru aja nonton video clipnya Maroon 5 yang baru, ya gue tau agak telat. Karena gue pikir Maroon 5 akhir-akhir ini kalau bikin video clip ya paling gitu-gitu aja sih..ada Adam levine sebagai pria dan model ala victoria secret yang sexynya bikin gue merasa jadi perempuan paling gendut sedunia. Perlu gue sebutin? Maps (Adam Levine-Tereza Kačerová), Animal (Adam Levine-Behati Prinsloo) dan masih banyak videoclip dari album sebelumnya. Nah coba googling, body model ceweknya macem lidi semua. Hufh KZL.

Tapi pas nonton video clip Sugar, dari album V nya Maroon 5 gue ngerasa ini beda dari yang biasanya. Jadi ceritanya Maroon 5 bikin surprise gitu buat beberapa pasangan yang lagi merayakan pesta pernikahan. Mereka bikin stage kecil di depan para tamu dan pengantin. Ada yang sampai protes karena mungkin nggak merasa itu ada di dalam rundown acara pesta pernikahan anaknya, tapi setelah tau yang tampil Maroon 5 ya siapa yang bakal protes sih.

Sebagai marooners gue ngerasa konsepnya fresh banget, nggak tau sih sebelumnya udah ada yang pernah pakai konsep seperti ini atau belum, tapi yang jelas gue nonton video clip ini jam 3 pagi jadi baper (red. bawa perasaan). Iya, jadi pengen nikah dan  ikut senyum-senyum sendiri liat pengantin yang kaget campur seneng campur.....ah pokoknya campur-campur rasanya. Belum lagi tamu undangan yang hadir juga ikutan seneng dan joget bareng, gratis pula. Gue aja yang suruh bayar sejutaan girangnya bukan main, apalagi yang bisa joget bareng dengan cuma-cuma.

Ya, pokoknya gue sih merasa "Maroon 5 is back". Pesona Adam Levine dkk balik lagi (apa karena Adam baru nikah?kemudian dia terkena syndrome pesona lelaki beristri, hahaha), yang tadinya gue mulai agak males-malesan jadi inget 2 tahun lalu joget-joget bareng Adam dkk, iya Adamnya di stage guenya sih di bawah, hahhaha. Sebelum ini gue pikir kalau Maroon 5 konser di Jakarta lagi gue ngga perlu nonton deh karena sebelumnya udah pernah, tapi setelah nonton "sugar" pikiran gue berubah, gue mau nonton live Maroon 5 lagi!!! Mau ikutan baper kayak gue?? Here they are Maroon 5 with Sugar...



Jumat, 09 Januari 2015

New Year New Hope

Happy New Year!!!!!

Woo woo tenang..gue tau ini telat tapi masih bulan Januari juga sih, jadi belum "too late" kan?

Mungkin beberapa orang punya ritual menjelang pergantian tahun, seperti jalan-jalan, bakar-bakar, berdoa, atau cuma delivery pizza sambil nonton dvd. Me? Ya..gue jalan-jalan bareng keluarga, actually kalau boleh milih, gue lebih suka delivery pizza sambil nonton dvd bareng pacar. Tapi berhubung gw bukan sekedar jalan-jalan, sebenarnya misi utamanya sih menjenguk si mbah yang lagi sakit, mumpung liburan sekolah ade gue dan gue juga masih pengangguran. Tapi karena udah jauh-jauh ke Purwokerto ya dimanfaatkanlah sebaik mungkin. Hmm, ngga ada yang spesial juga sih perayaan tahun barunya. Seperti biasa, nonton kembang api, tapi kali ini akhirnya kesampean juga noton kembang api dari Baturraden. Jadi Baturraden itu kan kaki gunung slamet, nah dari situ kita bisa lihat pemandangan lampu-lampu kota Purwokerto secara jelas. Pas jam 00.00 pecah deh tuh!! sejauh mata memandang isinya kembang api semua satu kota Purwokerto.

Tahun baru, identik dengan harapan baru, kehidupan baru, jiwa baru, resolusi baru dan hmmm, pacar baru. Ngomong-ngomong soal resolusi, sebenernya gue nggak pernah punya resolusi khusus untuk setiap tahun baru, paling ya cuma berharap lebih baik aja dari tahun sebelumnya. Mungkin itu kali ya yang bikin gue jadi terlalu santai, jadi ya jalanin aja. kalau tahun kemarin gue disibukkan dengan skripsi, untuk tahun ini sih sepertinya jadi tahun dimana gue akan banyak menemukan hal-hal baru. Insyaallah kerjaan baru, kantor baru, temen-temen baru, bos baru, dan suasana yang baru. yeay I'm really excited!! Finally gue memasuki fase kehidupan sebenarnya, dimana gue sudah harus bisa memenuhi kebutuhan hidup gue dan insyaallah menyenangkan orangtua juga. Dan sebenarnya sampai postingan ini ditulis atau bahkan gue publish, gue masih dalam tahap pencarian kerja, mohon doanya ya teman-teman.

Pokoknya semoga tahun 2015 ini menjadi tahun dimana gue bisa menjadi seorang yang lebih matang baik hati, pikiran dan kelakuan. Dan di 2015 ini gue dapet jodoh!!!! (Lah??) hahaha nggak, maksud gue semoga 2015 menjadi tahun yang baik bagi kita semua. Amin.


Happy New Year!

Selasa, 11 November 2014

Skripsi Selesai Sudah

Hai, selamat bertemu kembali.....

Sudah 9 bulan berlalu gue ngga beraktifitas di blog ini, terhitung setelah gue posting tulisan terakhir. Banyak sekali kejadian selama 9 bulan ini yang bikin ketawa sampai yang menguras perasaan dan air mata. Akan gue caritakan disini sepertinya, jadi mungkin postingan kali ini akan sedikit lebih panjang dari biasanya dan akan ada bagian curhatnya, hehehe.

Seperti yang pernah gue ceritakan di postingan sebelumnya, tahun ini akan menjadi tahun yang sibuk karena ini adalah tahun terakhir gue kuliah. Seperti mahasiswa tingkat akhir kebanyakan, gue pun disibukan dengan skripsi yang sebelumnya nggak pernah bisa gue bayangin, bahkan sampai detik-detik terkahir menjelang pengumpulan usulan penelitian (UP) gue masih bingung sama skripsi apa yang akan gue buat, beberapa kali mengusulkan judul dan dimentahin sama dosen (sialan gue down!). Sempet hampir putus asa dan berpikiran "Apa gue skripsi semester depan aja ya?" tapi beruntunglah gue punya temen-temen yang selalu memberikan dukungan dengan memberikan kalimat andalan "Nanti kita selfie graduation bareng yaaa!!" (ahh, thanks Ita!). Setelah browsing-browsing akhirnya jadilah gue memutuskan satu tema untuk skripsi yang menurut gue nggak terlalu ribet. Selesailah bikin UP...one step ahead. Nunggu beberapa waktu dan tiba giliran gue sidang UP, dan alhamdulillah dapet pembimbing yang nggak ribet juga. 

Setelah sidang UP, minggu depannya gue sudah harus mengumpulkan bab 1 untuk diperiksa dosen pembimbing. Ok lah...lancar, bab 1 gampang cuma suruh tambahin beberapa hal aja. Then, bab 2 agak sedikit ribet tapi bisa dilewati. Lanjut bab 3, gampanglah tinggal teori doang, tinggal salin yang udah ada aja. Kemudian disela pengerjaan skripsi gue juga menyempatkan liburan ke Bandung dengan seseorang yang bikin hidup gw jadi super drama (gue ngga akan cerita banyak tentang ini, hahaha,let me keep it secret, tapi mungkin gue akan cerita di lain kesempatan). Dan akhirnya masuk bab 4......disinilah awal keresahan pengerjaan skripsi gue. Hmm, sebenernya udah dari awal sih agak ketar-ketir, karena skripsi gue tentang film, dan seharusnya gue sudah nonton film itu berulang kali, padahal kenyataannya gue sama sekali belum pernah nonton film itu dan bahkan saat pengerjaan skripsi tersebut dvd originalnyapun belum rilis atau kalau mau curang juga nggak bisa, karena di youtube juga nggak ada bajakannya, HAHAHAHAHA. Sebenernya ini sesuatu yang harus dirahasiakan, gue sudah berhasil merahasiakannya dari dosen pembimbing gue yang mengira gue sudah nonton filmnya berulang kali, tapi yasudahlah yaaa, toh skripsi gue selesai juga akhirnya. Ok lanjut, kemudian gue berusaha semaksimal mungkin buat dapetin dvdnya, mulai dari nanya tukang dvd, menghubungi orang produksinya sampai sutradaranya, dan finally dapet juga walaupun sempet di-php-in (terimakasih banyak buat Mas Bobby Prabowo sebagai sutradara yang sudah memberikan akses untuk mendapatkan materi filmnya). Materi film sudah di tangan, tinggal bingung gimana ngolahnya. Beruntung gue punya temen baru (hehe, iya baru kenal pas ngerjain skripsi, karena skripsinya sama-sama tentang film dan pembimbingnya juga sama, dan sekarang jadi lumayan deket sama anak ini, hehehe, kalau orangnya baca, hai nissa!). Gue nanya apapun semuanya tentang gimana harusnya bab 4 dikerjain dan sambil browsing-browsing juga. Selesailah bab 4 yang menurut gue alakadarnya, kemudian menyusul bab 5. Selesailah di detik-detik akhir pengumpulan skripsi.

Harap-harap cemas nunggu jadwal sidang skripsi, dan akhirnya keluar...sidang profesor hari Selasa, 23 September 2014 dan sidang kompre hari Jumat, 26 September 2014. Briefing untuk sidang profesor. siapin ini-itu kemudian apa aja yang bakal ditanyain sama guru besarnya, dan yaaa alhamdulillah lancar. Paling ketar-ketir sih nunggu pengumuman dosen penguji. Ada satu dosen yang paling gue hindari, dan sialnya gue dapet dosen yang paling gue hindari (fu*k!d*mn!sh*t!q@#$%%^^^&) hhahhaha lemes deh pokoknya. Dan akhirnya datang juga hari dimana sepertinya mimpi buruk gue berubah jadi kenyataan. Masuk ruang sidang, ngeliat muka penguji..daaarr!!lupa semua apa yang mau diomongin. Bukan itu aja sih, isi skripsi gue di babat habis, dibilang ngga memenuhi standar, dibilang kurang referensi, dll. Yaaaaa, rencananya sih ngga ada adegan berlinangan air mata, tapi yaaa, siapa yang ngga down digituin sama dosen penguji, Gue pun berlinangan air mata dihadapan teman-teman yang sudah menunggu gue dengan bunga pink yang lucu banget sebenernya, tapi berhubung mood gue hari itu hancur seketika jadinya muak gue liat bunga pink. Akhirnya gue dikasih waktu 2 minggu untuk revisi dan nyari-nyari literatur lagi. Man?!! 2 minggu?!! yang lain dikasih waktu sebulan dan gue cuma 2 minggu?!!what the Fu%k?!! (hmm, yaa sihh itungannya gue bukan revisi tapi ngulang cara pengerjaannya) hehehe. Berkat dukungan teman-teman dan teman spesial gue bangkit dari keterpurukan (hahahha, ini agak lebay tapi ya memang begitu adanya, gue benar-benar down, disaat temen-temen gue udah ditanda tanganin surat pernyataan kelulusannya, sedangkan gue belum). Mulai ngerjain lagi seperti maunya si dosen penguji..nyari-nyari buku sampe ke tempat antah berantah (btw, thanks feb udah nganterin, i'll never forget lah pokoknya). Konsultasi ini itu sama dosen penguji, revisi ini itu, dari yang tadinya nggak pake acara wawancara sampe akhirnya gue menyerah ngikutin maunya dosen nyari narsum yang bisa diwawancarai. Ok, dapet..orangnya friendly dan ngga ribet. Dan 2 minggu berlalu sudah skripsi gue pun selesai, dan akhirnya 2 dosen penguji itu menandatangani surat pernyataan kelulusan, HAHAHAHAHA! (damn, masih ada dikit lagi yang direvisi, okelah!). 

Last but not least, i wanna say THANK YOU to....
Mama-Bapak, yaa ini mah terimakasihnya udah pasti, siapa yang bayarin gue kuliah kalau bukan dua pahlawan ini :)
My bebi bebi (Ita, anis, aldin) terimakasih sudah menjadi teman yang baik dan selalu saling mendukung dari mulai semester 1 sampai pengerjaan skripsi selesai. Itu semua sangat berarti buat gue, gue juga nggak tau apa jadinya gue kalau nggak kenal kalian dari semester 1, mungkin gue hanyalah remahan brownies amanda (manis sih, tapi apalah cuma remahan yang tersisih, hahahah).
Teman-teman genk jurnalistik (nissa, amel, ariri, dll) terimakasih sudah menjadi teman bertukar pikiran, teman mengerjakan skripsi bersama, dan teman di tengah dinginnya ac perpus.
Teman spesial (FMI) terimakasih sudah memberikan waktunya ditengah kesibukan kerja dan kesibukan lainnya untuk menghibur dan memberikan dukungan semangat sampai detik-detik menjelang sidang rela nganterin sarapan buat aku, sampai setelah sidang aku jadiin lap air mata dan ingus, sampai nemenin nyari alamat buat nyari buku buat bahan revisian.
(Udahlah segitu aja, sisanya ada di lembar ucapan terimakasih)



mata sembab gara2 dibikin nangis sama dosen penguji :')


Sekarang saya sudah bisa dengan bangga menggunakan nama baru...proudly present... NINDY YULISTIARA S.IKOM (yaa, wisudanya masih taun depan sih..hahhaha tapi SKLnya keluar bentar lagi). And.....to all companies out there...im coming!!!!

skripsi versi hard cover :)

Sabtu, 18 Januari 2014

Inikah Konsep Baru Peringatan Iklan Rokok?




Sudah nggak asing dong sama peringatan seperti di atas. Biasanya ada di bungkus rokok, akhir iklan rokok atau di bagian bawah baliho iklan rokok yang segede gaban. Dan pastinya para perokok nggak pernah menghiraukan peringatan tersebut. Hal tersebut mungkin dijadikan bahan pertimbangan buat mengubah konsep peringatan tersebut ke konsep yang "baru". 

Gw sebenernya juga baru-baru ini "ngeh" kalau ada sesuatu yang beda sama peringatan rokok yang ada di baliho pinggir jalan (mungkin ada juga yang udah lihat?atau sama seperti gw yang baru tau). Gw nggak sempet foto, tapi gw nemu gambarnya di google, ini dia...



Disitu terlihat gambar seorang laki-laki sedang menghembuskan asap rokoknya dengan ditemani dua tengkorak yang menurut gw sih lagi nyengir disertai kalimat "PERINGATAN: ROKOK MEMBUNUHMU".

Gw nggak tau apa ini perasaan gw aja atau emang ada yang salah sama peringatan tersebut. Sepengetahuan gw sebagai mahasiswa komunikasi yang pernah belajar dasar periklanan, iklan rokok itu nggak boleh terlihat wujud rokoknya (tolong koreksi kalau ada kesalahan). Tapi kenapa malah di bagian peringatan itu sendiri yang menghadirkan wujud rokok bahkan cara merokok. Menurut gw ini semacam kontraproduktif, dimana sebenarnya peringatan tersebut seharusnya membuat orang-orang sadar akan bahaya merokok tapi menurut gw di gambar itu nggak ada ngerinya sama sekali malah lebih seperti tutorial bagaimana cara menghembuskan asap rokok yang baik -_-. Cuma gambar orang ngerokok terus ada tengkorang, udah, selesai. 

Mungkin sebenarnya maksudnya baik, ingin lebih menyadarkan para perokok bahwa merokok itu bisa berdampak sangat negatif. Tapi mungkin kurang optimal. Sekalian aja pasang gambar penyakit yang serem-serem seperti peringatan merokok yang ada di luar negeri (katanya sih menampilkan gambar penyakit para perokok, tapi gw nggak tau juga sih cuma liat di internet aja :p). Hmm, atau memang kitanya aja yang nggak serius menanggapi isu bahaya merokok?. Well, keputusan ada di tangan kalian sih :)

Minggu, 05 Januari 2014

2014 - New Year New Hope

 

Happy New Year!!!!!

Happy New Year 2014

Ok, gw tau ini udah telat 5 hari, but....karena gw baru sempet ngeblog sekarang ya harap maklum aja. Beberapa hari kemarin akhirnya gw pergi liburan sama keluarga (finally, setelah sekian lama penantian) ke Jogja (walaupun cuma nginep semalem) dan of course Purwokerto dan Cilacap (kampung halaman), dan gw mau memamerkan sedikit dari foto-foto liburan kemarin..here we go







Baiklah, sepertinya posting pertama ditahun 2014 ini cukup segini aja dulu dan semoga ditahun 2014 ini gw dapat banyak pengalaman-pengalaman yang bisa dibagikan untuk memenuhi blog ini :). Sekali lagi SELAMAT TAHUN BARU 2014!!

Ps. : As a college student on my last semester, this year might be my biggest year!!.Semoga tahun ini gw bisa mendapatkan S.Ikom dengan nilai yang baik :)

Minggu, 08 Desember 2013

Bong Kopitown - "The Happiest Prisoner On Earth"

Bosen sama tempat makan yang biasa?. Kebetulan gw kemarin nyobain tempat makan yang cukup catchy dan tidak menguras kantong :D so...here we go...

"BONG KOPITOWN"

BONG KOPITOWN

Mungkin ada yang sudah pernah denger nama tempat makan ini, atau bahkan sudah pernah menyambangi TKP, hehe. Jadi tempat makan ini mengusung tema "Penjara". Ya sebagaimana penjara biasa digambarkan dengan ruangan-ruangan yang bersekat tralis besi, begitupun di Bong Kopitown ini. 


Para pramusajinya pun ikut berkostum ala penjara (garis hitam-putih). Tapi kalau di penjara ini sih katanya kita bakal jadi "The Happiest Prisoner On Earth".

"Happiest Prisoner On Earth"
Jelas aja....dimana lagi penjara yang menyediakan menu-menu spesial yang bisa bikin perut kita happy. Ada beberapa menu unggulan di tempat ini diantaranya untuk makanan ada Nasi Penjara, Mie penjara, Rendang Spicy Noodle (tersedia level 1-8), dan masih banyak lagi.

nasi penjara + seafood
rendang spicy noodle
Untuk drink and dessert disini menyediakan Ice Lychee Tea, Shaved Yoghurt, Hot chocolate marsmallow, Es Jadoel, dll. Atau buat yang ngga mau makan berat disini juga ada menu kongkow diantaranya Classic HK Toast, Pancake Durian, Singkong ala Thai, dan masih ada lagi yg lainnya.

shaved yoghurt
es jadoel
hot chocolate marsmallow
Classic HK Toast

Untuk range harga menurut  gw sih disini cukup terjangkau untuk mahasiswa ibukota, sekitar Rp 6.000 - Rp 32.000 dan terletak di tempat yang cukup mudah dijangkau yaitu di Plaza Semanggi. Sebenarnya sih Bong Kopitown ini memiliki beberapa cabang lainnya seperti di Kelapa Gading, Supermall Karawaci, Summarecon Bekasi, serta ada juga yang di Yogyakarta.

So guys, what are u waiting for??
Happy weekend! :)